DaerahKarawang

SDM Pariwisata Lulusan Karawang Terbaik Dibanding Daerah Lain, Pemkab Karawang Tutup Mata

Lipsus Bagian 2 :

Karawang, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Kabupaten Karawang yang menjadi badan usaha jasa akomodasi perhotelan mencakup hotel bintang dan non bintang seperi, Reatoran,Spa,THM,Vila,Pondok wisata, Bumi Perkemahan, Persinggahan Caravan, dan akomodasi yang mengangkut pariwiasata terus melakukan penyaringan mutu Sumber Daya Manusia SDM khususnya di wilayah Kabupaten Karawang.

“PHRI sendiri adalah organisasi mintra Pemerintah, dimana hari ini PHRI adalah asosiasi yang paling berkontribusi selain bisa menyumbangkan PAD saat ini PHRI juga bisa mencetak SDM yang unggul khususnya di bidang pariwiata  di Kabupaten Karawang,” ucap Ketua PHRI Gabryel Alexander kepada kutipan.co.id (BO Group) di kantor PHRI di lantai dasar Resto Dewi Air jalan interchange Karawang Barat.

Baca juga :
Hanya Bisa Hasilkan PAD Kurang Dari 1 Miliar Per- Tahun, Ketua PHRI : Kadispudpar Karawang Tolonglah Sedikit Cerdas!!

Gabryel juga mengatakan sejak tahun 2016 menjabat menjadi Ketua PHRI Karawang dalam menjalankan roda organisasinya  sampai saat ini belum pernah mendapatkan support atau dorongan dari pihak pemerintah Kabupaten Karawang.

“Padahal, untuk pemberdayaan SDM yang ada di ruang lingkup PHRI sensiri, khususnya di semua jenis usaha akomodasi yang bisa meng clam bahwa PERDA No 01 tahun 2011 Tentang Periwisata yang hanya menjalankan aturan tersebut saat ini hanyalah kami,” sambung Gabryel sedikit geram.

“Saat ini kita patut bangga karena untuk SDM yang ada diperhotelan dan restoran di Karawang sekarang ini masih di jamin sekitar 70% lebih adalah orang karawang, dan para unsur pimpinan General Manager GM para hotel dan restoran sekitar satu bulan yang lalu berbicara, masalah SDM yang berasal dari lulusan sekolah SMK dan Pariwisata yang ada di Kabupaten Karawang sudah diakui menjadi SDM yang ber qualifef dan terbaik dibandingkan dari SDM dari lulusan luar Karawang,” bebernya

“Sekitar satu minggu yang lalu di ruangan rapat Hotel Swiss Bellin memberikan pemaparan di hadapan para pendidik SMK dan Sekolah Pariwisata yang ada di Karawang, disitu saya sampaikan kemereka bahwa lulusan sekolah – sekolah jurusan pariwisata yang ada di Karawang kalau sampai ada yang tidak mengakomodir khususnya perhotelan dan reatoran yang ada di Karawang, saya minta untuk para pendidik agar langsung telpon ke saya,” tambahnya

“Kalau sampai ada yang menghambat lulusan sekolah jurusan pariwisata dan terbukti hotel atau restoran yang ada di Karawang memprioritaskan lulusan dari luar daerah, hari itu juga saya nyatakan saya keluarkan dar keanggotaan PHRI”

“Pemerintah saat ini masih tidak mau tau tentang kondisi SDM, disini saya membuka pintu seluas – luasnya untuk semua jenis sekolah pariwisata di Karawang agar bisa membuka komunikasi dengan kami dan saat inipun kami telah menyediakan para pendidik propesional khususnya yang betul betul memahami di bidang hotel maupun jenis pariwisata yang lainnya” tutup Gabriel (Joe/Ame/Red)

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *