Realisasi Tri Darma Perguruan Tinggi, Kelompok KKN 42 Unsika Bantu Perizinan Sejumlah UMKM


KARAWANG, JabarNet.com -Merealisasikan Tri Darma Perguruan Tinggi, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 42 Universtitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Karawang.

KKN sendiri merupakan kegiatan pengabdian terhadap masyarakat, sebagai bagian dari amanah tri darma perguruan tinggi.

Adapun, bentuk pendampingan yang mahasiswa KKN 42 berikan yaitu membantu dalam proses perizinan, seperti mendaftaran merk serta pemasaran produk UMKM.

“Kami membantu masyarakat yang punya produk UMKM, hal ini berkaitan dengan merek dan indikasi geografis produk nya dalam kerangka penguatan market size, market place, dan optimalisasi hak ekonomi. Pendaftaran merek merupakan hal penting, karena pendaftaran merek memberikan perlindungan hukum bagi pemilik usaha tersebut,” ujar Koordinator Kelompok KKN 42 Unsika Aditya Oktavianto kepada JabarNet.com, Selasa (23/11).

“Karena hal itu sudah di atur dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis sebagai payung hukumnya,” imbuhnya.

Selama tiga bulan melakukan pengabdian dimasyarakat, kata Aditya Oktavianto, Kelompok KKN 42 sudah berhasil mendaftarkan dan memasarkan beberapa produk UMK, seperti sorabi hijau Aneka Rasa milik Nur’aeni, dan Bolu Kijing Dahlia milik Budi Santoso.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program pokok kelompok KKN 42. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah sosialisasi kepada mitra UMKM mengenai pentingnya pendaftaran merek dalam meningkatkan daya jual serta perlindungan hukum pemilik merek dari penggunaan merek tanpa izin,” jelasnya.

Selain membantu pemasaran, kelompok KKN 42 Unsika juga membantu pembuatan logo UMKM, meminta surat kemitraan dari Dinas terkait hingga pendaftaran kedalam sistem online OSS untuk mendapatkan nomor izin berusaha.

“Selanjutnya, Kelompok KKN 42 membantu membuat logo UMKM, meminta surat kemitraan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Karawang,” pungkasnya.

Sementara pemilik UMKM Bolu Kijing Dahlia Budi Santoso, mengaku senang dengan adanya kegiatan dari kelompok KKN 42 dan dapat membantu memperkenalkan kuliner khas Kabupaten Karawang.

“Pak Budi Santoso berharap dengan adanya pendampingan oleh kelompok KKN 42 usahanya dapat terpromosikan dan menjangkau lebih banyak pembeli,” katanya.

Tidak jauh berbeda diungkapkan pemilik UMKM Serabi Hijau Aneka Rasa, merasa senang dan mengaku sangat dibantu dengan adanya kegiatan KKN mahasiswa Unsika.

“Saya merasa terbantu oleh kelompok KKN 42 dalam hal pendaftaran merek, jika mengurus sendiri tidak ada waktu karena terlalu sibuk untuk berjualan,” ujarnya. (YM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here