HukrimKarawang

Pejabat BPKAD Karawang Diduga Ikut Bermain Proyek dan Tipu Rekanan Jutaan Rupiah

Foto Ilustrasi

KARAWANG, – Dengan janji akan diberikan proyek pekerjaan oleh  oknum pejabat Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah BPKAD Kabupaten salah satu korban rekanan pekerjaan proyek merasa di tipu.

Korban, Dedi mengatakan jadi kasus ini sudah terjadi sejak tahun 2018 lalu ini. sampai sekarang tahun 2019 sudah masukin uang  sekitar 3 juta lebih ke Saudara Tirta, Namun sampai sekarang pekerjaan proyek yang di janjikan tersebut ternyata tidak ada.

“Saya dijanjikan dapat proyek pekerjaan. Dia minta saya memberikan sejumlah uang. Dia janji, maka saya memenuhi permintaan  untuk mengirimkan sejumlah dana guna memuluskan proyek yang dijanjikan,” kata Dedi mengatakan kepada kutipan.co.id Rabu (10/4/19).
 
Lanjut Dedi, setelah sering dikonfirmasi, namun jawaban Tirta yang menjabat sebagai Kasubag Umum di Dinas DPKAD ini selalu saling lempar sama saudara Ade Irma yang menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) di BPKAD.

“Saya kira masalah ini terkesan kongkalingkong, antara Ade Irma Dengan Saudara Tirta, pasalnya ketika sama mengkonfirmasi ke saudara Ade Irman lalu Ade Irma sendiri selalu melemparkan jawabanya ke saudara Tirta, dan begitu juga sebaliknya, jika konfirmasi ke saudara Tirta, saudara Tirta juga suka melemparkan jawabannya ke saudara Ade Irma ini,” jelas Dedi.

Dedi Mengatakan, Saya kira saudara Tirta sendiri kelihatannya tidak bisa bekerja, karena jika saat di konfirmasi data pun salalu melemparkan ke orang lain, padahal itu seharusnya tanggung jawab pekerjaanya sendiri.

“Saya kira antara 2 orang oknum pejabat ini ada kenjanggalan, dan di duga pekerjaan atau proyeknya yang berada di tempat tersebut di kerjakan sendiri,” ucap Dedi sambil terlihat kesal.

Dedi juga mengatakan,” saya yakin banyak pengusaha atau rekanan lain diduga banyak yang di mintai uang olehnya. tapi, untuk pekerjaan proyek yang di janjikan tersebut tidak ada, dan saat ini mereka sendiri tidak mau untuk menjelaskan alasannya.

Saya sendiri terus terang saja sudah merasa lemah untuk masalah ini, padahal saya sudah berbicara dan meminta kepada salah satu pejabat di BPKAD untuk dipindahkan 2 oknum pegawai nakal tersebut,  karena di nilai tidak becus bekerja dan diduga banyak melakukan penipuan terhadap rekanan.

Sebelum berita ini diterbitkan, ketika kutipan.co.id akan mengkonfirmasi pejabat tersebut, namun lagi-lagi penjabat tersebut tidak ada di tempatnya,”(wan/red).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *