Katanya kota Segala Lumbung? Tapi Banyak Sekolah Rusak, Nace : Kemana Hati Nurani Para Pemimpin


KARAWANG, JabarNet.com – Sebagai kota lumbung padi, kota lumbung industri, kota lumbung minyak, punya gunung dan laut, segudang icon tersebut disematkan untuk Kabupaten Karawang.

Namun siapa sangka, Kabupaten kaya dengan APBD hampir mencapai 5 Trilliun setiap tahunnya, masih memiliki segudang infrastruktur yang dibilang tak layak. Salah satunya masih banyak gedung sekolah rusak bahkan ambruk.

Menurut data yang diterima dari Disdikpora kabupaten Karawang, jumlah ruang kelas rusak di Se-Kabupaten Karawang berjumlah 920 ruang, dan itu menjadi PR besar Pemkab Karawang.

Kondisi itu merupakan salah satu potret buram kota segudang lumbung, namun memiliki predikat miskin ekstrim oleh pemerintah pusat.

Menyadari kondisi tersebut, Ketua Lodaya Purgabaya Indonesia, Nace Permana merasa prihatin, hingga menyentil para pemimpin yang bertahta di Kabupaten Karawang saat ini.

“Sangat lucu Karawang dengan kota industri, pabriknya ribuan, sedangkan hari ini banyak anak yang tidak bisa masuk sekolah ketika gedung sekolahnya tidak layak untuk dipakai, dan saya merasa sangat miris ketika anak sekolah belajar sampai ngampar beralas tikar seperti zaman penjajahan saja. Kemana hati nurani para pemimpin,” ujar Nace Permana kepada JabarNet.com, Senin (18/10/21)

Lebih lanjut Nace menyinggung dampak logis jika infrastruktur pendidikan tidak diperbaiki, maka impactnya terhadap produk SDM itu sendiri.

“Kalau tempat menimba pendidikannya ambruk ini jelas otomatis akan berpengaruh kepada kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Karawang, kita kan nggak mau juga bahwa anak-anak sekolah di Karawang Indeks pengetahuannya dibawah, sudah jelas punya lebel kemiskinan ekstrem, ditambah lagi dari segi pendidikan yang amburadul, bagaimana mau anak sekolah pintar kalau sarana prasarana nya tidak mendukung,” kata Nace.

Untuk itu, Nace meminta agar Pemkab Karawang segera berbenah, memberikan perhatian khusus terhadap bidang pendidikan, dengan memaksimalkan pendanaan, sebagai suport penunjang pendidikan agar menghasilkan SDM yang kompeten.

“Banyaknya sekolah rusak dan mulai ambruk, ini harus menjadi perhatian oleh Pemkab Karawang, karena banyak gedung-gedung sekolah yang tidak layak,” Katanya.

“Harusnya pimpinan daerah lebih konsen menganggarkan dibidang-bidang yang sifatnya urgen,” tandas Nace.(Wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here