Jawa BaratKarawang

Justitia Karawang Gelar Dialog Publik, Tolak Hoaxs dan Ujaran Kebencian.

Foto Saat Acara Dialog Publik Yang Diselenggarakan Oleh Pemuda Justitia karawang dan dihadiri oleh Narasumber dari Polres Karawang, Bawaslu Karawang, KPU, Panwascam, Diskominfo, Ormas Kepemudaan, Mahasiswa dan Caleg Parpol peserta pemilu yang ada di Kabupaten Karawang bertempat di Aula Husni hamid komplek Pemda Karawang 

KARAWANG, – Dengan banyaknya bombardir isu atau di sebut berita bohong (hoaxs) serta ujaran kebencian yang sangat rentan akan perpecahan, Kini pemuda Justitia karawang menggelar acara Dialog Publik Pemilu 2019 di Aula Husni hamid komplek pemda karawang rabu (20/2/2019)

Dialog Publik yang digagas oleh pemuda Justitia karawang ini dihadiri oleh Narasumber dari Polres Karawang, Bawaslu Karawang, KPU, Panwascam, Diskominfo, Ormas Kepemudaan, Mahasiswa dan Caleg Parpol peserta pemilu yang ada di Kabupaten Karawang.

Terselenggaranya acara ini menurut Lukman Hakim selaku ketua umum DPC pemuda justitia kabupaten karawang,sekaligus penyelenggara Dialog publik mengatakan,” ini murni atas kesadaran dan kepedulian, tentang adanya fenomena yang selama ini berkembang dimasyarakat, mengenai maraknya pemberitaan bohong (HOAK)dan ujaran kebencian.

“Yang tentunya ini sangat mengkhawatirkan, karena memang kian hari cukup berpotensi timbulnya perpecahan, hanya disebabkan berbeda pilihan dan dukungan, rawan akan terjadinya gontok – gontokan sehingga dengan mudah akan munculnya permusuhan,”ucapnya.

Ditambahkan Lukman, harapanya agar masyarakat bisa memahami dengan bahayanya penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian, yang bisa menyebabkan perpecahan.

“Semoga Pemilu 2019 dapat terlaksana dengan aman dan tentram, Luber dan Jurdil tanpa terus harus dikotori dengan berbagai Berita Bohong, Palsu atau Hoasx serta Ujaran Kebencian (HATE SPEECH) yang akan bisa  mengancam persatuan dan kesatuan diantara kita sesama anak bangsa,” pungkasnya.

Ditempat yang sama ketua KPUD Karawang Miftah farid mengatakan saat diwawancara awak media usai acara, digelar Dialog Publik mengatakan,” ada daya tarik tersendiri dalam acara ini, karena memang dengan kehadiran para mahasiswa di fakultas karawang sendir akan menjadi tempat menguji ataupun menganalisa, baik secara ilmiah atau pun sosial, ekonomi, politik dan lain lain.

“Jadi memang institusi kampus mempunyai potensi untuk pengujian, semisalnya ketika tadi disampaikan oleh salah satu peserta, akan lebih baik para caleg ini di undang kekampus, agar tahu dari visi – misinya para caleg tersebut.

Dijelaskan farid, dalam sepanjang dialog tersebut digagas oleh peran mahasiswa yang ada di karawang, dengan dihadiri oleh seluruh 16 Parpol secara farcial, seharusnya bisa di siapkan juga terkait dengan panelisnya biar nuansa dialognya dapat.
     
Kalau dilihat secara umum adanya dialog ini, sangatlah bagus, karena pada akhirnya para mahasiswa ini suatu saat akan berkiprah di Karawang,”pungkasnya(wan).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *