Jawa BaratKarawang

APBD 4,6 Triliun, Komisi II DPRD Karawang : Pasar Baru Karawang Lihat Masih Acak – Acakan

Foto Pasar Baru Karawang Yang Berada di Jalan Tuparev Karawang

KARAWANG, – Pasar Baru Karawang terus menjadi sorotan banyak pihak, dengan terdengarnya menunggak retribusi PAD selama 3 tahun yang di duga di Build Operate and Transfer (BOT) kan, Kini membuat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karawang angkat bicara.

Ketua Komisi II DPRD Karawang Danu Hamidi mengatakan ” untuk pasar baru Karawang ini menurut sepengatahuan saya mereka sudah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Daerah dan PT Kapital Iqoni, apakah itu sudah secara otomatis untuk pungutan retribusi oleh Invesor itu,?  atau kah pemungutan retribusinya oleh Pemerintah Daerah,? nanti kita coba cari tahu dulu kebenarannya sepeti apa.

“Sedangkan terkait benar atau tidaknya tentang pihak investor dalam hal ini PT. Kapital Iqoni tidak memberikan kewajibannya membayar kontribusi PAD selama 3 tahun kepada Pemerintah Daerah, akan kami kroscek juga kebenaran itu,” ungkap Danu mengatakan kepada kutipan.co.id saat berkunjung ke salah satu Kantor Dinas di Karawang.

Danu juga mengatakan, ‘ kalau Pemerintah Daerah serius mau membangun Pasar Baru Karawang, sebenarnya,  menurut saya sangat bisa dan mampu. Saat ini Pemerintah Daerah masih mempunyai peluang yang sangat besar akan hal itu.

“Sedangkan melihat kondisi Pasar Baru karawang saat ini, terlihat masih carut marut dan terbengkalai oleh investor yang tidak bertanggung jawab, kalau ini terus dibiarkan, ini akan sangat merugikan semua pihak,” jelas Danu.

Lanjut Danu, ” dengan APBD nya 4,6 Triliun per-tahun kemudian untuk pembangunan kita dengan 2,4 Triliun saja, kalau Pemerintah Daerah mau mengurangi beberapa program yang lainnya, dan memfokuskan kepada pembangunan pasar Baru Karawang, ” saya kira Pasar Baru Karawang ini bakal mempunyai bagunan yang resentatif.

Contohnya begini saja, sekarang kalau memang Pasar Johar bangunannya itu sudah resentatif bisa di bangun dengan 2 atau 3 lantai, dengan estimasi anggaran yang sudah terhitung dan sudah jelas, sebenarnya mereka bisa membangun Pasar Baru Karawang ini dengan memakai anggaran APBD secara bertahap.

Untuk anggarannya tinggal berkaca kepada pembangunan Pasar Johar saja, itu pun kalau Pemerintah Daerah nya serius mau membangun,” pungkasnya(jhd/red).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *