Jawa BaratPendidikan

Sambut Era Digital 4.0, SMK 1 Negeri Garut Gelar Ujian Tengah Semester Berbasis Smartphone

Foto Saat Siswa – Siswi SMK Negeri 1 Garut Menggelar Ujian Tengah Semester Berbasis Smartphone

GARUT, – Kemajuan teknologi di era digital saat ini membawa angin segar bagi kemajuan dunia pendidikan, salah satunya di SMK Negeri 1 Garut Jawa Barat, yang mencoba melakukan ujian tengah semester berbasis Smarphone, Rabu (6/3/19).

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Garut Dadang Johar Arifin mengatakan,” ujian Tengah Semester Berbasis Smartphone kini sudah mulai ditetapkan di SMK Negeri 1 Garut, selain menghemat biaya cetak dan tidak harus membeli kertas, soal ujian berbasis smartphone ini juga mempermudah siswa dalam mengerjakan soal.

“Smartphone yang digunakan merupakan milik siswa masing – masing, sekolah hanya menyediakan aplikasi dan server khusus yang telah di rancang untuk kebutuhan pelaksanaan ujian,” ungkapnya.

ia juga mengatakan, saat ujian berlangsung para siswa hanya bisa membuka soal dan memilih jawaban, mererka tidak bisa mebuka akses internet karena terkunci oleh aplikasi soal.

“Saat ini sekolah telah menyiapkan jaringan internet cepat untuk menunjang kemudahan jaringan saat pelaksanaan ujian. Selain siswa – siswi, guru yang mengawasi jalannya ujian juga menggunakan smartphone, jika sukses di gelar, nanti sekolah akan mengusulkan untuk pelaksanaan ujian nasional berbasis smartphone kepada pemerintah pusat,” jelasnya.

Dengan pelaksanaan ujian berbasis smartphone ini
diharapkan siswa dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi internet, selain itu untuk mendukung program pemerintah dalam menghadapi kecepatan era digital 4.0, agar kita juga bisa bersaing dengan negara – negara yang sudah melakukan program – program tersebut,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Siswi SMK Negeri 1 Garut Sandra Oktapiani mengatakan,” untuk ujian berbasis smartphone ini buat kami bisa menjadi lebih cepat dan mudah dalam pengisian soal – soal ujian yang telah di sediakan oleh pihak sekolah.

Dalam hal ini kami tidak harus memikirkan baterai smartphone itu habis, karena proses pengerjaan soalnya bisa kita kerjakan dengan cepat, prosesnya pun tidak membutuhkan waktu lama karena penunjang internetnya juga sudah di siapkan oleh pihak sekolah.

Akan tetapi walaupun nanti ada yang mengalami ke habisan baterai, sebenarnya untuk fasilitas pengisian juga disediakan oleh pihak sekolah, ya mudah – mudahan saja program ujian berbasis smartphone ini bisa terus dilakukan,” pungkasny(idr).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *