Rendi, Bayi Berusia Dua Bulan Terkena Gas Air Mata saat Polisi Bubarkan Suporter Bola yang Hendak Tawuran


Laporan : Juhadi Putra

Karawang, Rendi bayi yang baru berusia 2 bulan menjadi korban keganasan Gas air mata, saat Polisi melerai tawuran suporter bola (09/10) di Jalan By Pass, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. 

Menurut pengakuan Reni ibu kandung Rendi, ia merasa terkejut saat melihat asap mengepul di genteng dekat kediamannya, awalnya ia menduga asap dari rumah tetangganya yang kebakaran, setelah mengetahui ternyata asap tersebut merupakan gas air mata yang dilempar Polisi untuk membubarkan sporter yang diduga melakukan aksi tauran saat timnya bertanding di Stadion Singaperbangsa Karawang 

Reni juga mengatakan, saat melihat asap gas air mata yang terus turun kebawah ternyata membuat matanya perih, bahkan asap tersebut masuk ke tempat tinggalmya, sehingga membuat dirinya kaget dikarenakan di dalam ruangan ada buah hatinya yang sedang tidur pulas.

“Saat itu anak saya sedang tidur pulas namun saat lihat dia, terlihat kelopak matanya seperti memar” ucap Reni (26) menyampaikan di rumah kediamannya di Dusun Sauyunan Rt 04/08 Kelurahan Tanjung Pura Karawang Barat.

Melihat anaknya Rendi yang baru berusia dua bulan, yang terkena gas air mata, sang ibu langsung membawanya ke Klinik terdekat.

Menurut keterangan kedua orang tuanya, Rendi langsung diberi bantuan pernapasan menggunakan Oksigen.

“Alhamdulillah setelah mendapatkan pertolongan dari dokter, anak saya mulai membaik dan garis memar di kelopak matanya mulai menghilang” Jelas Reni.

Kini Rendi harus meminum obat resep dari dokter untuk memulihkan tubuhnya yang melemah akibat terkena gas air mata yang terhirup oleh bayi yang baru berusia 2 bulan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here