DaerahEkbis

Mega Proyek ‘Rolling Hills’ Masih Disoal, Ini Tuntutan Sundawani Kepada Pemkab Karawang


Karawang, JabarNet.com – Polemik pembangunan Mega proyek ‘Rolling Hills’ di Kawasan Jabar indutrial Estate (KJIE) Telukjambe Barat, masih bergulir. Pasalnya, diduga pihak pengembang Rolling Hills dikabarkan belum mengantongi izin lingkungan dan IMB, atas dugaan itu berbagai pihak mempersoalkan pembangunan tersebut.

Terakhir, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPD Paguyuban Sundawani Kabupaten Karawang Ahmad Fazri juga mempersoalkan hal yang sama, Kepada JabarNet.com, ia membeberkan latar belakang Sundawani mempersoalkan pembangunan Rolling Hills.

“Ya, mereka belum memiliki AMDAL tetapi sudah ada kegiatan proyek,” ujar Fazri keada JabarNet.com melaluibpesan Whatsappnya, Rabu (05/08/20).(Baca Juga:Perumahan Mewah Rolling Hills Dibangun di Kawasan KJIE, Manajemen Tak Respon Dipanggil DLHK Karawang)

Untuk itu lanjut Fazri, Sundawani telah mengambil langkah, dengan melakukan hearing bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten, Selasa 04 Agustus 2020, mendesak dan meminta kejelasan langkah apa yang akan dilakukan Pemkab Karawang.

“LBH Sundawani meminta kejelasan dan kepastian Langkah konkrit untuk di tindaklanjuti tentang adanya dampak lingkungan di sekitaran kawasan, KJIE, KIIC, SEDANA GOLF dengan adanya kegiatan pembangunan proyek tersebut,” jelasnya.(Baca Juga:Tak Merespon Panggilan DLHK, Askun Minta Pemerintah Cek Perizinan Rolling Hills di Kawasan KJIE)

Lebih lanjut Fazri juga menyampaikan tuntutannya, yang disampaikan melalui DPRD untuk ditindaklanjuti oleh Pemkab Karawang, untuk menutup sementara pembangunan Rolling Hills, sampai semua perizinan dan kesepakatan dengan masyarakat sekitar dapat diselesaikan.

“Sundawani menginginkan dihentikan dulu proyek, karena adanya sebuah kesepakatan bersama yang sudah ditandatangan, tertanggal 11 Juni 2020 antara warga dengan beberapa pihak kawasan,” tuntutnya.

“Selain mengurus izin yang harus terlebih dahulu diselesaikan, laksanakan dulu saja kesepakatan dengan warga sekitar yang terkena dampak akibat dari proyek tersebut,” timpalnya mengakhiri. (Wan)

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *