IBA Indo Labor Care Silaturahmi Ke KJRI dan PMI di Ho Chi Minh City Vietnam

120

VETNAM- JabarNet.com– IBA Indo Labor Care Silaturahmi Bersama KJRI dan PMI di Ho Chi Minh City Vietnam

Ketua International Business Association (IBA) Shan Shan mengunjungi Konsulat Jenderal (Konsul) RI untuk Vietnam di Kota Ho Chi Minh City, sekaligus silaturahmi dengan pekerja migran disana memperkenalkan visi dan misi IBA.

Rombongan dipimpin Ketua IBA Shan Shan diterima langsung Konjen RI Agustaviano Sofyan didampingi Soneta yang mengurusi urusan perekonomian. Shan menyampaikan tujuan kunjungan memperkenalkan visi misi IBA untuk jangka menengah dan jangka panjang, terkait pembangunan pusat investasi terpadu di Bintan, Indonesia.

Kunjungan yang berlangsung pada 22 April 2022 lalu itu, selain menjelaskan misi kemanusiaan IBA, dimana salah satunya adalah perjanjian kerjasama IBA dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam memperhatikan para pekerja migran Indonesia di luar negeri.

“Jadi memang kondisi para PMI untuk negara seperti Thailand, Vietnam dan beberapa negara ASEAN lainnya berbeda beda, dimana teman-teman PMI yang bekerja disini merupakan pekerja terlatih, bahkan tenaga ahli dalam bidang – bidang tertentu,” kata Shan, rilis diterima mediaseruni 4 Mei 2022, malam.

Sehingga, lanjut Shan, program ‘Labour Care’ yang disalurkan tentu juga berbeda dan lebih relevan. Shan menyebut diantara programnya yang disampaikan seperti couseling dan talkshow tentang mental health.

“Program-program ini (couseling dan talkshow tentang mental health) barangkali akan menarik bagi mereka,” ujar wanita yang kerap disapa Ibu Shan ini, seraya mengatakan Konjen Agustaviano juga mengapresiasi upaya IBA untuk program dan bantuan yang ditawarkan kepada PMI.

Selesai kunjungan KJRI di Ho Chi Minh, kegiatan IBA dilanjutkan acara buka puasa di pusat kota ini, dan juga di kota Dong Nai dalam dua hari yang berbeda dan dihadiri sekitar 70 orang yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Perwakilan PMI yang hadir berasal dari berbagai kalangan profesim seperti pengusaha, penanggung jawab perusahaan, tenaga ahli bidang IT, pastor, pekerja di pabrik sepatu merk internasional, hingga mahasiswa penerima beasiswa di universitas Vietnam.

Dalam sosialisasi ini, IBA pun menyampaikan tiga program bantuan yang bisa disalurkan kepada PMI yakni dalam bidang hukum, kesehatan dan pendidikan. “PMI di negara ini merupakan pekerja yang sudah terlatih dan memenuhi sejumlah persyaratan perusahaan,” kata Shan.

Begitu juga legalitas kedua negara, lanjut Shan, sehingga kondisi para PMI disini tentunya terpantau dengan baik. “Kami sangat mengapresiasi kedatangan serta niat baik yang ditawarkan IBA. Kami merasa terharu karena ada pihak yang mau memperhatikan kami,” ucap Tomo perwakilan komunitas PMI di Dong Nai.

Tomo melanjutkan, dirinya mengapresiasi program Pendidikan yang ditawarkan IBA mengenai bea siswa bagi anak – anak pekerja migran di Vietnam yang berprestasi.

“Bea siswa ini memberikan harapan dan motivasi yang besar supaya anak – anak kami juga terpacu untuk sekolah lebih giat lagi untuk meraih prestasi,” ucap Tomo.

Selain kesempatan untuk mensosialisasikan program – program IBA yang dilakukan langsung oleh Ketua IBA, moment ini juga memberikan arti penting kebersamaan bagi masyarakat Indonesia di Vietnam untuk bisa saling mengenal dan berbagi informasi. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here