HukrimJawa Barat

Diduga Banyak Mafia di Pangkalan & Agen Gas Elpiji 3 Kilo Gram

Gas Elpiji 3 Kilo Gram


Karawang – Pemilik pangkalan Gas Elpiji di Dusun Karajan ll, Rt 02/01, Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, diduga menjual Gas Elpiji 3 Kilo Gram diatas (HET) Harga Eceran Tertinggi.

Koswara selaku pemilik pangkalan Gas Elpiji dengan berat isi 3 Kg waktu ditemui di rumh kediamannya Sabtu (02/03/19) dirinya mengakui dengan menjual Gas Elpiji kisaran sampai Rp 17.500,- hingga Rp 18.000,- terhadap konsumen atau masyarakat kurang mampu dan warung eceran.

“Gas Elpiji 3 Kg saya pasok ke warung -warungn eceran yang sudah terdata dengan harga kisaran Rp 17.500,- hingga Rp 18.000,-. Gas Elpiji 3 Kg tersebut diantar sampai tempat tujuan. Hal tersebut karena permintaan para konsumen atau masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.

Dikatakan salah seorang pemilik rumah makan (warteg) yang nggan disebutkan namaya di lingkungan Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupataten Karawang, dirinya sering membeli Gas Elpiji 3 Kg di Pangkalan di Dusun Karajan, Rt 02/01, Desa Kertasari, yang sudah menjadi langganan.

“Saya beli Gas Elpiji 3 Kg seharga Rp 20.000,- di pangkalan baik itu telat atau tidak ya harganya segitu karena sudah langganan, harga segitu saya ngambil sendiri kepangkalan”ungkap pemilik rumah makan setempat.

Dampak penjualan Gas Elpiji diatas HET berdampak pada mahalnya penjualan di tingkat pengecer sehingga membuat masyarakat miskin menjadi korban dikarenakan harga eceran di pengencer mencapai Rp 24.000,” pungkasny(man).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *