DaerahJawa Barat

Buntut Kerumunan Al- Baghdadi, FMK Mosi Tidak Percaya Terhadap Satgas Covid-19 Karawang

KARAWANG, JabarNet.com– Viral dimedia sosial terkait pemberitaan terjadinya kerumunan di Albaghdadi, sehingga hal ini mendapat tanggapan dari Netizen, Aktivis, dan Tokoh masyarakat yang menilai terkesan pembiaran.

Padahal menurut data Satgas Covid-19 Karawang Kondisi Zona merah dan juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sedang menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdasarkan Maklumat Kapolri (No. MAK/2/III/2020) dan Surat Edaran Bupati Karawang (SE No. 499/4998 Tahun 2020).

Bahkan Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang pun Menutup akses jalan seperti halnya Kawasan Galuhmas, Alun-Alun Karawang & Lapangan Karangpawitan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kerumunan.

Sumber Photo : Kominfo

Maka dari itu atas nama Forum Masyarakat Karawang (FMK) sesuai hasil musyawarah di Grup WA FMK, akan segera galang MOSI TIDAK PERCAYA kepada Satgas Covid Karawang !!!Terkait pembiaran kerumunan di Albagdadi, jika tidak di tindak tegas.

Hal tersebut dikatakan Cepyanul Hakim yang mewakili FMK, ia mengatakan Pedagang asongan & kaki lima dibubarkan, rakyat tertekan karena covid-19. Sementara ribuan orang berkerumun di Albagdadi dibiarkan , Dimana keadilan ?

” Mohon maaf Ibu Bupati, Pa Dandim, Pa.Kapolres, Ibu Kajari, Pa Sekda ..
Kami tidak bisa membiarkan KETIDAK ADILAN ini, ” Kata Cepyan yang ditulis di akun Pribadinya, Minggu (24/01/2021).

Tidak sampai disitu Cepyan menegaskan, Jika sampai selasa tidak ada tindaklanjut proses hukum dari pihak yang berwenang, maka kami mengundang seluruh ikhwan utk
untuk musyawarah teknis MOSI TIDAK PERCAYA RAKYAT terhadap Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang.

” Catat ya, KAMI TIDAK PERNAH BERMAIN2 DG PERGERAKAN, KARENA KAMI BUKAN TUKANG GERTAK SAMBAL !!! ” Tegas Cepyan.(Wan)

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *