DaerahPemerintahan

Tanggapi Keluhan Masyarakat, PDAM Karawang: Kita Butuh Dukungan Pemerintah Daerah


“Kita butuh dukungan dari pemkab misalnya dulu sudah ada progran dari Dinas PRKP di wilayah tempat wisata telaga jaya dengan membangunkan kapasitas 5 liter per detik beserta kebutuhan pipa sambungannya sebanyak 304 sambungan yang berasal dari dana hibah dan digratiskan kepada masyarakat”,

Karawang – Menanggapi keluhan Warga Desa Jayanegara tepatnya di Dusun Pulohaur Rt01/ Rw 01 dan Dusun Pulo Wideng Rt/Rw 02/03 Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang yang diduga pasokan aliran air PDAM  agak sedikit tersendat kini mendapat tanggapan langsung dari Kabag Humas Langganan PDAM Divisi Karawang.

Kiki Kurniawan, Kabag Hubungan Langganan PDAM Karawang menyebut banyak fakor yang menyebabkan tersendatnya pasokan air kesana salah satunya jarak antara divisi unit produksi dari posisi Kecamatan Lemah Abang Wadas ke Desa Jayanegara bisa sampai kurang lebih 3 km sehingga berpengaruh terhadap pendistribusian pasokan air.

Sehubungan dengan itu, pihaknya juga sudah melakukan survei ke wilayah tersebut bersama penanggung jawab Dirtek Divisi PDAM Karawang langsung melakukan Evaluasi kembali, selama ini program tersebut bukan tidak dilanjutkan, akan tetapi permasalahan tersebut menurutnya butuh Investasi yang sangat besar dan saat ini dana untuk itu belum mencukupi, ucap Kiki.

“Secara teknis sudah sering kami lakukan secara bertahap, melakukan peningkatan pompa, sudah dilakukan penyisiran diperiksa agar tidak ada kebocoran”, tambah Kiki.

Kiki juga mengatakan,  menurut informasi dan data  pada tahun 2010 Sebanyak 3.000 KK  di 20 desa di 5 kecamatan Kabupaten Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) nikmati akses pelayanan air minum melalui program Hibah  yang difasilitasi oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, dan Desa Jayanegara itu termasuk wilayah yang mendapat bantuan tersebut.

Dari tahun 2010 sampai dengan 2013 untuk daerah tersebut sebelumnya jarang ada masalah, akan tetapi dari tahun 2013 hingga 2018 baru terdengar banyak keluhan, menurut hasil survai tersendatnya pasoka air tersebut diakibatkan oleh ada kebocoran pipa dari perbaikan perbaikan jalan dan drainase, serta banyaknya pipa yang sudah keropos dikarnakan dari usia pipa yang sudah tua.

Lanjut Kiki pihaknya membutuhkan dukungan investasi dari Pemkab Karawang selaku owner dari PDAM Karawang sendiri pasalnya untuk Divisi kita saat ini paling besar menghasilkan omset  hanya ada di 2 kecamatan, kecamatan telukjambe timur dan kecamatan Klari dari 30 Kecamatan yang sudah terlayani.

“Dari 30 Kecamatan hanya 24 Kecamatan yang saat ini sudah terlayani, sedangkan 1 kecamatan hanya dilayani oleh 1 Divisi saja.

Untuk pelanggan yang ada di Kecamatan Wadas Dan Tempuran data pelanggan sekitar 1442, untuk Kec wadas ada 5 desa yg blm terlayani yaitu Desa Waringinkarya, Ciwaringin, Pasirtanjung, Karangtanjung, Pulo jaya, bebernya

“Sedangkan untuk Kec Tempuran dri 14 desa, hanya 8 Desa yang baru terlayani

“Kita butuh dukungan dari pemkab misalnya dulu sudah ada progran dari Dinas PRKP di wilayah tempat wisata Telaga jaya dengan membangunkan kapasitas 5 liter per detik beserta kebutuhan pipa sambungannya sebanyak 304 sambungan yang berasal dari dana hibah dan digratiskan kepada masyarakat”, tutup Kiki. (Joe)

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *