Soal Insiden Jembatan KW 6 Askun Minta Kadis PUPR Evaluasi Kinerja Pengawas

47

KARAWANG, JabarNet.com – Insiden amblasnya pondasi jembatan KW 6 di Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat masih mendapat sorotan.

Kali ini praktisi hukum Asep Agustian, S.H, M.H meminta Kepala DPUPR Karawang Dedi Achdiat mengevaluasi pengawan proyek jembatan yang menghabiskan uang rakyat hingha 10 milliar rupiah lebih.

Pasalnya, menurut Askun sapaan akrab Asep Agustian, insiden jembatan KW 6 harus menjadi pengalaman buruk terakhir seputar pembangunan di Karawang, sehingga tidak merusak citra Dr Cellica Nurachadiana sebagai Bupati.

“Saya minta Kadis PUPR mengevaluasi kinerja para pengawas proyek jembatan KW 6,” ujar Askun dikantornya, Selasa (18/01).

Lebih lanjut Askun menyebut ada proses pengawasan yang dinilai lemah dalam pembangunan jembatan tersebut, menjadi salah satu penyebab bobroknya pembangunan.

“Dalam proses pembangunan pastinya ada tim pengawasan dari Dinas, pada saat pembangunan itu diawasi tidak, material yang digunakan sesuai RAB tidak, jika diawasi dengan seksama kok bisa terjadi demikin,” tegasnya.

Pada persoalan ini kata Askun yang paling menanggung malu adalah Bupati, sehingga seharusnya proyek jembatan diawasi dengan ketat agar sesuai espektasi.

“Tim pengawas jangan hanya memberikan laporan yang sifatnya ABS (Asal Bapak Senang) tanpa didasari dengan fakta yang baik, jika demikian jembatan diresmikan namun ada masalah toh yang menanggung malu kan Kadis hingga Bupati Juga,” kesalnya.

Terkait kontraktor sebagai pelaksana kegiatan jug tidak luput dari kritikan Askun, ia meminta agar kontraktor tersebut menjadi catatan buruk, sehingga menjadi pertimbangan jika mengikuti lelang proyek pembangunan di Karawang.

“Bukan soal tanggung jawab atau tidak, ini merupakan kesalahan fatal, jangan juga beralibi jika ini faktor alam, yang jelas segala kemungkinan pasti sudah dihitung dan diantisipasi pada saat perencanaan, hingga proyek terlaksana sesuai espektasi,” katanya.

Atas dasar itu Askun meminta Kadis PUPR untuk mengevaluasi pengawas, bukan saja terkait problem soal jembatan KW 6, melainkan untuk kedepannya.

“Kadis agar melakukan evaluasi terhadap para pengawas, hal ini dilakukan bukan hanya terhadap problem yang sedang terjadi saja, agar kejadian serupa tidak terulang kembali yang dampaknya bisa merusak citra pimpinan,” tandasnya.(IT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here