HukrimJawa Barat

Raibnya Duit PDAM 3,9 Milar : Bambang Maryono Belum Bisa Tanggapi Laporan Panji, Jadwalnya Padat

Foto Ketua DPD Partai  PAN Kabupaten Karawang, Bambang Maryono.
“Balasan konfirmasi dari Bambang Maryono dalam pesan WhatsApp nya mengatakan,” Siap kang, Tapi hari ini lagi padat banget kegiatan” Sabtu (6/4/19) sore”

KARAWANG, – Kasus raibnya duit senilai Rp. 3,9 Miliar dari PDAM Karawang kini menyingung nama salah saorang petinggi Parpol dari DPD Partai  PAN Kabupaten Karawang, Bambang Maryono.

Setelah Sekretaris Jendral (Sekjen) LSM Kompak Reformasi Pancajihadi Al Panji menyampaikan juga surat yang di tujukan langsung ke Kepala Biro Pengawasan Penyidikan (Karowasidik) Bareskrim Mabes Polri dengan nomor surat 19/LSSKR/2019 tertanggal 4 April 2019.

Salah satu LSM yang fokus terhadap pengawasan kasus – kasus korupsi di karawang ini, selain sudah sering melakukan ribuan pelaporan ke instansi hukum baik di daerah maupun instansi hukum di pusat, Sekjen LSM Kompak Reformasi Pancajihadi Al Panji melaporkan kasus raibnya duit PDAM 3,9 Miliar dari penanganan Polres Karawang ke penanganan Bareskrim Mabes Polri.

Dalam pelaporan tersebut, Panji menyinggung nama petinggi DPD Partai PAN Karawang, Bambang Maryono, Mungkin bukan tanpa adalasan, Panji menyebutkan nama petinggi Parpol tersebut, dirinya merasa kasus tersebut bisa ada petunjuk atas dihadirkannya petinggi partai tersebut,”Hal ini berdasarkan release berita yang masuk ke meja redaksi kutipan.co.id sekitar Jumat (5/4/19).

Namun, petinggi DPD Partai PAN Kabupaten Karawang, Bambang Maryono ketika di konfirmasi oleh tim kutipan.co.id melalui sambungan via WhatsApp nya menyampaikan belum bisa memberikan klarifikasi terkait masalah tersebut.

Balasan konfirmasi dari Bambang Maryono dalam pesan WhatsApp nya mengatakan,” Siap kang, Tapi hari ini lagi padat banget kegiatan,”ucapnya Sabtu (6/4/19) sore.

Sampai berita ini diterbitkan, belum adanya tambahan konfirmasi lebih lanjut dari petinggi DPD Partai PAN Kabupaten Karawang Bambang Maryono, akan adanya kabar yang disingung bahwa dirinyalah yang membongkar kasus ini ke media masa, tentang raibnya duit PDAM 3,9 Miliar yang saat ini masih ramai diperbincangkan publik di Karawang,”tandasnya(wan/red).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *