DaerahJawa Barat

Positif COVID-19 Terus Meningkat, dr Fitra Mengeluh Masih Banyak Masyarakat Yang Beraktifitas Bebas


Karawang, JabarNet.com – Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang dr Fitra menyesalkan masih banyak masyarakat Karawang yang beraktifitas bebas, seolah tidak mengindahkan edaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk melakukan Social Distancing atau Physical Distancing, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Padahal setiap hari pasien positif Corona di Karawang terus mengalami peningkatan.

“Saya melihat masyarakat kok masih banyak yang beraktifitas bebas, apalagi kaum milenial mereka terlihat tenang berkerumun seolah tidak mengindahkan anjuran pemerintah untuk diam dirumah dan menjaga jarak,” kata dr Fitra dalam konferensi pers yang digelar di Makodim 0604 Karawang, Selasa (21/04/20).

Lebih lanjut dr Fitra mengaku prihatin dengan kondisi saat ini, disamping kurva positif Corona semakin tinggi, korbanpun terus bertambah, dikhawatirkan petugas kesehatan lelah dan tidak sanggup lagi menunaikan kewajibannya.

“Jika hal ini terus terjadi kurva positif corona terus meningkat, dikhawatirkan para petugas kesehatan merasa lelah dah tidak sanggup lagi bekerja,” katanya.

Sementara  penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 3 (tiga) orang. Sehingga, total jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Karawang sebanyak 69 orang, hingga Selasa (21/4) pukul 16.00 WIB. Saat ini, terdata total 165 orang berkategori PDP, dengan rincian selesai atau sembuh 88 orang, masih dalam pengawasan 72 orang dan meninggal 5 orang.

“Untuk ODP total ada 3.268 orang. Selesai pemantauan 2.172 orang, masih dalam pemantauan 1.096 orang dan OTG sebanyak total 375 orang, selesai 113 orang, masih dalam pemantauan 262 orang,” Ujarnya.

Ditambahkan dr fitra berharap masyarakat Karawang harus tanggap terhadap edaran pemerintah, hal itu dilalukan agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus.

“Semaksimal apapun Tim Gugus Tugas COVID-19 bekerja akan sia-sia jika masyarakatnya tidak mengikuti, karena persoalan ini harus dilakukan bersama-sama,” tandasnya. (red)

Shares:

Related Posts

2 Comments

  • Aulia Rahman A.D.S
    Aulia Rahman A.D.S
    April 22, 2020 at 8:43 am

    Saya sudah melakukan sosial distancing lebih dari anjuran selama 1 bulan.. Dan alhamdulilah tak ada gejala. Pemerintah mengeluhkan masyarakat yg bisa di katakan membandel dengan aturan pemerintah sosial distancing.. Jika perusahaan masih beroperasi sulit menurut saya sebut saja Perseroan Terbatas (PT) masih beroprasi yang berkumpul nya ratusan bahkan ribuan orang dalam waktu bersamaan mulai pribumi. pendatang. Hingga yang dari pelosok pun berkumpul. Dan selama saya sosial distancing tidak ada yang memberib1 bungkus mie instan pun.. Mungkin itu saja semoga dengan ada nya media ini bisa di lihat oleh pihak terkait

    Reply
    • Redaksi JabarNet
      Redaksi JabarNet
      April 22, 2020 at 11:42 pm

      amiin

      Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *