DaerahJawa Barat

Pasar Johar Karawang Dapat Apresiasi Dari Gubernur Jabar, Pasar Yang Menerapkan Protokol Kesehatan Selama Pandemi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat Tinjau Pasar Johar Karawang

KARAWANG, JabarNet.com- Gubernur Jawa Barat didampingi Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jawa Barat, Bupati Karawang, Sekretaris Daerah (Sekda ) beserta Unsur Muspida Kabupaten Karawang tinjau Pasar Johar Karawang, dalam rangka peninjauan operasi Yustisi masker, Jum’at (29/01/2021).

Pantauan JabarNet.com Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Kang Emil) sesuai agenda yang direncanakan, usai rapat di Pemkab Karawang terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Karawang.

Setiba di pasar kang Emil langsung mengecek ke beberapa kios di pasar johar, tampak terlihat juga Manager Pengelola Pasar Johar dan Asosiasi Pedagang Pasar Johar (APPJ) memperlihatkan kondisi pasar yang memang menerapkan protokol kesehatan baik untuk pedagang atau pun pembeli.

Menurut Novit Muhendar selaku Manager pengelola dan pemasaran pasar Johar Karawang mengatakan, kedatangan Kang Emil ke lokasi tersebut untuk memantau pasar Johar dalam standarisasi penerapan protokol kesehatan, pasalnya Karawang ini berturut-turut zona merah.

“ Alhamdulillah untuk pasar johar pedagangnya antusias memakai masker, dan juga baik pedagang dan pembeli mematuhi protokol kesehatan,” Katanya.

Tampak Bupati Cellica mendampingi Gubernur Jabar Kang Emil di Lokasi Pasar Johar Karawang

Ditambahkan oleh Novit Muhendar, menjelaskan bahwa Pasar Johar selaku pasar tertib ukur selalu menerapkan kewajiban protokol kesehatan bagi para produsen dan konsumen, seperti halnya penyediaan handsanitizer, tempat cuci tangan, dan lain sebagainya.

“Kami selalu memerintahkan kepada para pedagang dan pembeli agar menerapkan protokol kesehatan, apabila ada pembeli dan penjual tidak menggunakan protokol kesehatan maka kami tindak dengan tegas berupa tidak boleh melakukan transaksi bagi pembeli dan penjual serta tidak diperbolehkan untuk memasuki area pasar”. Ujarnya.

Dikatakan Novit, Kang Emil  mengapresiasi bahwa pasar johar sebagai pasar tertib ukur yang menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah kita mendapatkan apresiasi dari Kang Emil, artinya kita mendapat respon baik pasar yang selalu menerapkan protokol kesehatan” ujar Novit menambahkan.

Lebih lanjut Novit menjelaskan, meskipun ditengah pandemi Covid-19 sekitar 650 kios tetap melakukan aktivitas dan tidak ada penurunan penjualan yang signifikan.

“Ada sekitar 650 kios yang masih beroperasi dan pendapatan mereka mencapai di angka 65%” tegasnya.

Selain itu, meskipun Masa pandemi di kabupaten Karawang apalagi selama 6 (enam) pekan masuk zona merah tidak pernah ada pendagang dan penjual yang positif Covid-19.

“Sekitar 5 (lima) bulan yang lalu ada Swab Test dan Rapid Test para pedagang dan pembeli tidak ada yg terkonfirmasi positif Covid-19, kita sudah 2 kali lakukan pengecekan baik rapid dan Swab, dan hal itu saya katakan sampai sekarang tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19” Pungkasnya. (Wan).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *