DaerahJawa Barat

Mahasiswa Unsika Dorong Transformasi Desa Lewat KKN Lokakarya dan TTG

Mahasiswa Unsika Saat Gelar KKN Lokakarya

KARAWANG, JabarNet.com- Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar Lokakarya Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kantor Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini menjadi ajang pemaparan capaian program KKN dari delapan desa di Kecamatan Lemahabang, dengan Desa Jatilaksana tampil menonjol lewat berbagai inovasi unggulan berbasis pendidikan, kesehatan, digitalisasi, dan teknologi tepat guna.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil kerja lapangan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan bertujuan mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan.

“Dilihat dari antusiasme peserta, tahun ini cukup luar biasa. Kelebihan lainnya adalah adanya TTG (Teknologi Tepat Guna) yang dapat langsung diimplementasikan di masyarakat,” ujar Wahyudin, dosen koordinator kecamatan.

Hal senada disampaikan Tasar, Fungsional Perencana Kecamatan Pangkalan. Ia menilai bahwa sejumlah inovasi dalam lokakarya ini saling terhubung dan memberi dampak positif langsung kepada masyarakat. “Secara keseluruhan, lokakarya ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah pengembangan website desa,” ucapnya.

Kelompok KKN dari Desa Jatilaksana menampilkan sejumlah program kerja inovatif yang mendapat perhatian, antara lain:

SAHABAT (Sarana Belajar Anak Hebat dan Aktif)
Program edukatif di SDN Jatilaksana 1 yang mencakup bimbingan belajar, kerajinan tangan, edukasi kekerasan anak, serta kampanye lingkungan belajar aman melalui cap tangan.

Pemberdayaan UMKM
Membantu pelaku usaha kecil di desa dalam proses digitalisasi seperti pembuatan logo, penempatan lokasi usaha di Google Maps, serta penyediaan banner promosi.

GERCEP SEHAT (Gerak Cepat Cek Kesehatan Desa)
Pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga desa, meliputi pengecekan mata, telinga, tensi, gula darah, hingga IVA test untuk deteksi dini kanker serviks.

SIMPLE DESA
Sosialisasi penggunaan aplikasi Simple Desa guna mempercepat dan mempermudah pelayanan administrasi berbasis digital di desa.

Selain program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat, Desa Jatilaksana juga menampilkan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), di antaranya:

KOMPAK (Keranjang Kompos Praktis)
Alat komposter sederhana yang mampu mengolah sampah rumah tangga hingga 1,5 kg per hari dengan proses pengomposan yang lebih cepat.

Briket Arang Sekam Padi
Produk bahan bakar alternatif ramah lingkungan dari limbah pertanian yang juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

IRIGO
Sistem irigasi otomatis berbasis sensor kelembaban tanah yang hemat air dan cocok untuk digunakan di musim kemarau.

“Pengolahan potensi desa yang ada sebenarnya dapat meningkatkan nilai jual dan pada akhirnya membantu perekonomian masyarakat,” tambah Tasar.

Shares:

Related Posts