Isak Tangis Warnai Keberangkatan Jamaah Haji

 

Isak tangis jamaah haji dan keluarga.(photo;Idrus)

GARUT,- Calon jamaah haji kloter pertama asal Kabupaten Garut Jawa Barat di berangkatkan selasa (9/7/2019) sore.

Kuota haji untuk tahun ini bertambah di banding tahun lalu, lebih dari 40 persen calon jamaah haji merupakan lansia yang di berangkatkan lebih awal.

Ratusan keluarga calon jamaah haji ini rela antri hingga berdesak-desakan untuk mengantar keberangkatan keluarganya yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Keberangkatan calon jamaah haji di pusatkan di Gedung Pendopo Pusat Kota Garut dengan isak tangis keluarga pun tak terbendung saat calon jamaah haji hendak menaiki bus yang akan berangat ke Embarkasi Bekasi.

Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan sejumlah vasilitas penunjang untuk para calon jamaah haji. Mulai dari angkutan hingga makan calon jamaah saat perjalanan dari Garut menuju Bekasi hingga menyediakan tenaga medis.

Bupati Garut, Rudy Gunawan saat diwawancara mengatakan, untuk jumlah kuota Garut bertambah 300 orang, tadinya 1.630 menjadi 1.930. Dengan tambahan 300 orang ini, Alhamdulillah beberapa calon jamaah haji  lanjut usia sudah bisa kita diberangkatkan lebih awal.

“Hal ini kita ucapkan terima kasih kepada Kementrian Agama dengan memperhatikan lansia. Kita semuanya ada 5 kloter dan 5 kloter itu rata-rata 400 orang,” kata Rudy Gunawan.

Rudy menjelaskan, dan tentu ada beberapa kloter yang di gabung dengan kloter lain, yaitu kloter 5 digabung dengan Bekasi.

Rudy mengatakan, yang sekarang berangkat ini 410 orang, kami dari pemda menyediakan transfortasi keberangkatan dan pemulangan itu bersumber dari APBD, ditambah 2 kali makan, berangkat dan pulang, semua ditanggung APBD sekitar 700 juta, kata Rudy Gunawan.(Andriawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here