Harumkan Nama Karawang, Akmal Nurwenda Raih Dalang Muda Terbaik Tingkat Nasional 2020

KARAWANG, JabarNet.com- Kembali Karawang Menorehkan Sejarah dalam percaturan seni Tradisional Wayang Golek. Kini giliran yang muda yang berptestasi adalah Akmal umur 16 Tahun asal lamaran Desa Palumbonsari, Siswa Kelas 2 SMKN 1 Karawang , Peraih Dalang Terbaik ke satu Tingkat Nasional.

Festival wayang golek yang diselenggarakan Pepadi pusat tanggal 7-12 Nopember 2020, Kompetisi tersebut bukan saja Dalang Wayang Golek melainkan dengan Dalang dalang tingkat Nasional termasuk Dalang Wayang Kulit.

Menurut Akmal, Ia tidak menyangka akan mendapatkan peraihan dalang muda terbaik tingkat Nasional ini.

“Saya tidak menyangka menjadi dalang terbaik, walaupun setelah pestival saya sempat sakit, tapi alhamdulillah akhirnya perjuangan tidak sia-sia, ” Ucap Akmal, Rabu (18/11/2020).

Akmal mengatakan, lakon atau cerita yang dia bawakan adalah Sukrasana Lena, dengan penuh kejiwaan,sehingga juara pertama dalam festival itu.

“Saya sejak kelas 2 SD sudah senang wayang golek, jadi dulu itu saya lagi main ke warung nenek, terus nangis ingin pulang karena bosan, tapi sama nenek dirayu dengan wayang golek, terus senang sampai sekarang, jujur saya tidak ada keturunan dalang, tapi proses belajar tekun sampai bisa menjadi dalang, ” Kilas Akmal bercerita.

Akmal Nurwenda saat Pagelaran Pestival

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang, Waya Karmila S.Pd.,MM mengatakan, Pepadi Nasional mengadakan festival setiap tahun. Kemudian Pepadi Jawa Barat mengirimkan sebanyak 13 dalang. Yaitu dalang cilik dan dalang muda.

“Karawang ditunjuk mengirimkan dalang muda. Alhamdulillah hasilnya kita prestasi dalang terbaik tingkat nasional. Kita lakukan secara virtual melalui video. Hasil juara diumumkan kemarin tanggal 16 Nopember, ” katanya.

Kebanggan tersebut mengukir nama Karawang dalam tingkat nasional. Jika setiap tahun festival Pepadi Nasional, Karawang tidak pernah absen.

“Karawang juga punya dalang cilik. Kita kaya potensi seni untuk terus dikembangkan,” kata dia lagi.

Data yang dimiliknya, ada 96 dalang di Karawang. Terhitung dalang senior hingga dalang muda dan cilik.

“Dibandingkan daerah lain, Karawang cukup banyak dalang. Sebab, legenda dalang tingkat Jabar adanya di Karawang,” ujarnya.

Untuk pembinaan, lanjutnya, akan terus dilakukan di Kantor Disparbud atau di sanggar dalang dalam wadah Pepadi Karawang.

“Pembinaan kita terus dilakukan untuk generasi masa depan,” Pungkasnya (Wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here