Jawa BaratKarawang

APPJ Minta Pemkab Karawang Serius Tanggapi Kemacetan Jalan Wirasaba

Foto Saat Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Johar (APPJ) Karawang Edi Permana Memperlihatkan Berkas Surat Pengajuan Hearing  Kepada DPRD  Berikut Tembusan Kepihak Dinas Terkait di Kabupaten Karawang 
KARAWANG, – Asosiasi Pedagang Pasar Johar (APPJ) Karawang keluhkan dengan sering terjadinya kemacetan yang di akibatkan adanya kegiatan bongkar-muat beras di sekitar jalan Wirasaba.Pasalnya kemacetan tersebut membawa dampak buruk bagi keberlangsungan para pedagang yang ada di pasar johar.
“Adanya kemacetan yang sering terjadi di jalan wirasaba pasar johar karawang yang di akibatkan oleh bongkar muat pedagang beras sangat membawa musibah besar bagi kami ucap Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Johar (APPJ) Karawang Edi Permana mengatakan kepada kutipan.co.id saat di temui di area pasar johar jumat (8/1/19).
Kemacetan itu membuat kami harus kehilangan para pelanggan dan pengunjung tetap, semua pelanggan mengeluh kalau akan datang ke pasar johar karena kemacetan tersebut. Akhirnya kini kami di tinggalkan oleh para pelanggan atau pengunjung tersebut,” ucap Edi.
Edi juga mengatakan,” bahkan tak sedikit para pedagang yang hengkang meninggalkan lampak tempat dagangnya seperti pedagang sayuran dan pedagang daging.
Dengan adanya pasar dadakan atau pasar tumpah yang memakai bahu jalan di sepanjang jalan syech Quro dan di sepanjang irigasi tanggul johar membuat kami para pedagang mengalami penuruan transaksi, “ada kemungkinan, mereka yang berjualan di sana dulunya pedangan yang ada di pasar johar” jelas Edi.
Lanjut Edi, lemahnya regulasi dari Pemerintah Kabupaten Karawang yang mengatur adanya batas wilayah dan radius tentang tata cara perdagangan terutama pasar tumpah yang belum tentu bisa meningkatkan tingkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jelas, karena posisinya saja sudah menggunakan bahu jalan seakan menjadi hal pembiaran.
Kami berharap Pemkab Karawang mengembalikan Trayek Angkutan Perkotaan Angkot dari Johar – Kosambi dan sebaliknya, agar pasar Tradisional yang ada di johar ini tidak mati atau bangkrut, sedangkan kemacetan yang terjadi di jalan wirasaba akibat tidak adanya tindakan tegas dari aparatur pemerintah Daerah serta belum di realisasikanya pembanguan flayover,” ungkap Edi.

“Alangkah baiknya kalau semua pedagang pasar tumpah tersebut bisa di relokasikan ke pasar johar saja, demi terciptanya kebaikan semua,”

Kami dari APPJ Karawang sudah melayangkan surat ke DPRD Kabupaten Karawang berikut tembusan ke Dinas – Dinas terkait untuk melakukan hearing dan  meminta solusi serta tanggapannya, yang jelas secara regulasi kami telah menguntngkan pihak pemerintah, jangan sampai ratusan pedagang ini mengalami kerugian dan kebangkrutan,” pungkasnya(wan/red).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *