DaerahHukrim

Marak Kasus Penculikan Anak, Masyarakat Purwakarta lebih Protektif saat melihat Orang Asing


Laporan : Alvaro

Purwakarta, Belakangan ini masyarakat Purwakarta tengah heboh dengan isu penculikan anak. Masyarakat pun lebih protektif terutama saat melihat orang asing mendekati anak-anak.

Seperti yang terjadi di kampung Bojong sono RT 03 RW 01 Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, pada Senin 9 Oktober 2018 kemarin sekitar pukul 16.20 WIB. Saat itu seorang wanita berkerudung coklat disergap warga saat mendekati anak-anak. Warga khawatir wanita tersebut sebagai pelaku penculikan.

Warga yang telah berkerumun pada awalnya akan menghakimi wanita tersebut, namun bisa dicegah setelah dilerai oleh Ketua RT setempat. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan wanita tersebut langsung diamankan ke Mapolsek  Purwakarta Kota.

Kapolsekta Purwakarta, Kompol Suyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia wanita yang diamankan bernama Hj. Ima Maryati (36), warga Kampung Tungilis RT 01/01 Desa Ciputri , Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

“Iya betul kemarin sempat diamankan di sini. Jadi Ima ini di lokasi penangkapan itu awalnya terlihat mondar-mandir di lokasi itu. Terus dia menghampiri anak yang sedang bermain di depan rumah anak itu. kemudian ia mengajak main anak tersebut dan ketika di ketahui warga, Ima langsung diamankan,” papar Suyono saat ditemui di Mapolsekta Purwakarta Kota, Selasa (9/10/2018). 

Tak berselang lama Ima diamankan ke Mapolsekta Purwakarta untuk diinterogasi. Namun saat itu Ima enggan bicara dan hanya tertidur saja. Satu-satunya yang berhasil digali pihak kepolisian adalah alamat rumahnya.

Polisi menindaklanjuti alamat yang diucapkan Ima. Ternyata alamat tersebut ada dan sesuai.

“Sekitar jam 23.30 WIB pihak keluarga datang ke sini. Mereka membenarkan bahwa Ima warganya,” katanya.

Dari keterangan keluarga, Ima mengidap gangguguan jiwa sejak 5 Tahun lalu akibat depresi. Bahkan pada tahun 2016 silam, Ima sempat menjalani perawatan dan terapi jiwa di sebuah rumah sakit di Bogor. 

“Jadi ternyata Ima ini menghilang dari rumah sejak seminggu lalu. Makanya saat kita hubungi pihak keluarganya, mereka senang karena Ima ketemu,” tuturnya.

Suyono mengapresiasi warga yang dianggapnya telah sigap dan melaporkan kejadian tersebut tanpa melakukan aksi main hakim sendiri. Pihaknya berharap kejadian tersebut bisa menjadi motivasi agar para orang tua tetap waspada mengontrol anaknya.

“Sejauh ini di wilayah Polsekta Purwakarta tidak ada laporan penculikan. Kasus ini Ima Maryati tidak ada unsur penculikannya karena menyentuh juga tidak. Dan dari bukti dan saksi sementara menyatakan yang bersangkutan (Ima) mengalami gangguan jiwa,” pungkas perwira berpangkat bunga satu itu. 

Diketahui, kini Ima Maryati perempuan yang dituding sebagai pelaku penculikan diserahkan pihak kepolisian Polsek Purwakarta Kota, kepada pihak keluarga. 

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *