Banyak pengunjung yang tergencet dan berdesakan di Job Fair Karawang

“Dari pihak panitia menurutku kurang efektif, sampai bisa dorong-dorongan sampai banyak tergencet,”

Karawang – Pengunjung job fair (bursa kerja) di pusat perbelanjaan Galuh Mas Karawang sempat ricuh, Rabu (12/9). Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan pencari kerja sudah mengantre sejak pagi di depan pintu masuk.

Begitu petugas keamanan Satpol PP Pemkab Karawang dan pihak mal membuka pintu utama pameran, peserta job fair berebut untuk mendaftar ke stand perusahaan. Mereka saling desak-desakan di pintu utama. Akibatnya, tidak sedikit pencari kerja perempuan tergencet.

Salah satu peserta Aini (18) asal Cilamaya mengatakan, dengan adanya job fair yang digelar Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) ini, sangat terbantu. Sebab tidak perlu repot mengirimkan surat lamaran yang belum tentu ditanggapi perusahaan.

Namun Reni mengeluhkan sistem pendaftaran job fair yang kurang efektif, dan persiapan pengamanan petugas hingga membuat pengantre saling dorong.

“Dari pihak panitia menurutku kurang efektif, sampai bisa dorong-dorongan sampai banyak tergencet,” katanya.

Salah seorang pencari kerja asal Cianjur, Lenda Lukamana mengeluhkan fasilitas yang kurang memadai, serta pintu masuk yang sempit sehingga saat rombongan pencari kerja berdesakan dan terjadi kericuhan.

“Tempatnya kurang luas, dan bukan di tempat terbuka jadi menumpuk di pintu masuk sangat panas karena penuh dan sesak,” ujar Lukman.

Petugas Disnaker Karawang, Ayi Muktar mengatakan pihaknya hanya sebagai pelaksana dan job fair terbuka secara umum. Ini merupakan upaya pemerintah mempertemukan perusahaan dan pencari kerja secara langsung.

Dari pendaftar melalui online, dari total 67.251 pencari kerja, baru bisa terlayani di hari pertama pembukaan Job Fair sekitar 2.137.

“Lowongan yang disediakan industri di Karawang belum bisa diverifikasi, namun jumlah pendaftar melalui online mencapai 67.251 pencaker,” katanya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here