DaerahPendidikan

Komunitas Robonesia Gelar Lomba Robot Untuk Tangkal Pengaruh Negatif Game Online

Bandung, – Menangkal Pengaruh negatif game olnline sejumlah Mahasiswa di Bandung menggelar perlombaan robot di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (10/11/18). Dalam perlombaan tersebut ada beberapa kategori lomba yang diikuti oleh anak anak ini, misalnya lomba merakit robot, lomba merangkai system kelistrikan robot, membuat animasi, lomba sumo dengan robot, lomba sepakbola dengan robot, juga lomba memcahkan balon. Tak tanggung-tanggung pesertanya mencapai ratusan orang dari kalangan anak SD hingga SMP kelas 1.

Namun sebelum itu, para mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam komunitas Robonesia ini terlebih dahulu memberikanb pelatihan di sekolah mereka masing-masing selama berbulan-bulan lamanya. Lomba ini sendiri dimaksudkan untuk memberikan semangat pada anak-anak SD dan SMP ini  dalam belajar merakit robot.

Menurut inisiator kegiatan, Daeng Firman Alimudin, diera saat ini masyarakat tidak bisa lagi terlepas dari jeratan perkembangan teknologi, terlebih lagi anak-anak yang belum memahami bagaimana cara bijak dalam menggunakan teknologi, sehingga anak-anak perlu diarahkan pada hobi yang bersifat positif yang berimplikasi sebagai pelopor teknologi tidak hanya pengguna teknologi.

“Disini kita mengenalkan anak bagaimana cara merangkai robot, membuat animasi, merangkai dan dilombakan, tujuannya tidak lain agar anak-anak tidak kecanduan game, jadi kehadiran teknologi tidak hanya membuat genarasi muda utamanya anak-anak sebagai pengguna saja tapi juga dapat membuatnya sendiri,” Kata Daeng Firman, di Bandung, Sabtu, (10/11/18).

Tak tanggung-tanggung peminat lomba ini mencapai hingga 300 lebih peserta dari berabagai daerah di jawa barat. Tentunya kegiatan tersebut tidak terlepas dari peran para mahasiswa dan pemuda yang berharap generasi muda kedepannya bijak dalam menggunakan teknologi.

“dalam kegiatan ini kita melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung, seperti Unikom, Widyatama, UIN, UPI, ITB, dan beberapa kampus lainnya, tujuannya tidak lain agar para mahasiwa ini memberikan kontribusi terhadap anak-anak agar mereka cerdas dalam menanggapi kehadiran teknologi,” lanjut Daeng.

Sementara itu  Rien A Muslim Ruhsan sala seorang pihak Sekolah di bandug yng juga mengikutkan para siswanya dalam lomba robot tersebut mengatakan dengan kegiatan ini bisa mengalihkan kebiasaan buruk anak dari hanya bermain gadget saja kini bisa berkarya membuat robot, dirinya berharap orang tua dapat mendorong minat anak-anak dalam berkarya.

“tentunya kita berharap agar orang tua bisa mendorong anak-anak mereka ungtuk menyalurkan hobi mereka, karena usia anak-anak itu tingkat penasan mereka sangat tinggi sehingga butuh tantangan,” kata  Rien A Muslim Ruhsan di lokasi yang sama di arena pertandingan robot di Sekolah Mutiara Bunda Bandung.

Dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, sebab jika selama ini anak-anak hanya sebagai penikmat atau pembeli robot saja, kini mereka dapat membuat sendiri setelah adanya pelatihan – pelatihan dari komunitas Robonesia tersebut.

“tentunya sangat baik sekali, sebab jika selama ini anak-anak hanya sebagai penikmat saja, kini mereka dapat membuat robot sendiri,” tuturnya.

Kedepannya anak-anak ini akan berangkat ke thailand untuk mengikuti lomba robot dan didampingi oleh para mahasiswa ini.  Kegiatan ini didukung oleh beberapa media, salah satunya adalah BOTV Indonesia.

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *