DaerahJawa Barat

Reses I Tahun Sidang 2019-2024 Anggota DPRD Provinsi Jabar Komisi II Fraksi Partai PKB Rahmat Hidayat Djati Guna Jaring Aspirasi

Reses I Tahun Sidang 2019-2024 Anggota DPRD Provinsi Jabar Komisi II Fraksi Partai PKB Rahmat Hidayat Djati Guna Jaring Aspirasi

Karawang, JabarNet.com – Anggota DPRD Provinsi Jabar Komisi II Fraksi Partai PKB Rahmat Hidayat Djati,S.IP mengadakan reses ke-1 tahun sidang 2019-2024, di desa cikande Kecamatan Cilebar Kab. Karawang, Selasa (03/12/2019)

Acara tersebut dihadiri, anggota DPRD Kab. Karawang Fraksi PKB Neneng Siti Fatimah, SE, Camat Cilebar H. Kartiwa, Kades Cikande yg diwakili Sekdes dan Tokoh Masyarakat setempat. Menurut Rahmat Toleng (sapaan akrab) yang juga Ketua Komisi Ii Fraksi PKB DPRD Provinsi Jabar, kegiatan reses tersebut dilakukan sebagai media untuk menjaring aspirasi masyarakat yang diwakilinya, terutama terkait permasalahan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan kebutuhan pembangunan daerah.

Ia menambahkan, dengan terjun langsung menemui masyarakat bisa lebih mengetahui kondisi real sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat tanpa dikurangi dan ditambah-tambah.

Aspirasi-aspirasi dan masukan yang diperoleh saat melakukan kunjungan, katanya. Tentunya akan diperjuangkan untuk ditindaklanjuti dalam bentuk program pembangunan daerah sesuai kewenangannya.

“Nanti semua aspirasi didata namun tentunya akan kita buat skala prioritas mana yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Daerah. Setelah itu akan disampaikan dalam sidang paripurna dengan agenda pertanggungjawaban kegiatan kunjungan.

Dalam sesi tanya jawab Wahyudin, warga desa cikande menanyakan masalah pengangguran yang belum bisa terakomodir khususnya didesa cikande dan mengharapkan CSR mampu memberikan kontribusi minimak sekian persan untuk pembangunan didesa. Tentunya dirinya menyambut baik adanya agenda reses ini sehingga penyerapan aspirasi oleh anggota DPRD Provinsi Jabar ini bisa menjawab persoalan-persoalan.

Menanggapi hal tersebut, Rahmat Toleng berharap masukan dan aspirasi dari masyarakat bawah bisa terus diperjuangkan dan direalisasikan menjadi bentuk program pembangunan, yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. “Jelasnya.(Teguh)

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *