HukrimJawa Barat

Manajemen Lotte Grosir, Tunggu Panggilan Polsek Kota

Foto Pintu Masuk Lotte Grosir di Jalan Surotokunto Warung Bambu Depan Kantor Disnaker Karawang

KARAWANG, – Dengan adanya kejadian Pencurian dan Pemberatan di halaman parkir mobil Lotte Grosir, Menurut pantau tim kutipan.co.id senin (18/2/19). pihak manajemen masih belum bisa menemui awak media yang akan konfirmasi.

Disampaikan oleh Koordinator Lapangan Ade Rusmana kepada kutipan.co.id pada saat di temui di Food Court  Lotte Grosir depan halaman parkir,” di Lotte Grosir saat ini belum ada pihak menajemen, semuanya keputusan dari Headquarters (HQ)  Jakarta pusat, jadi kalau ada permasalahan apapun semua keputusannya dari pusat.

“Mengenai kejadian Pencurian dan Pemberatan memang ada, menurut Komandan Regu “Dandru” security pada saat setelah kejadian pihak korban tidak mau dibuatkan berita acara, kemudian kami datang ke Polsek Karawang kota bertanya kepada pihak penyidik,”kita harus bagaimana,?,”ungkapnya.

Lanjut Ade, Kemudian tidak berselang waktu lama, kami bertemu dengan pihak korban, lalu kami berbincang, kehilangan apa saja ? kronologisnya bagaimana ? kemudian korban bercerita sesuai dengan apa yang di laporkan  ke pihak kepolisian.

Akan tetapi pada saat kronologis yang diceritakan oleh Danru keamaan berbeda, menurut keterangan
Dandru kepada saya, dimobil tersebut tidak ada uang tunai, kemudian saya bertanya, jadi maunya bagai mana,? di situ korban berkata kerugiannya sampai 50 juta rupiah, dan minta ganti rugi 15 juta. Ya sudah, akan saya sampaikan pengajuan ini ke HQ pusat.

“Saat ini menurut keterangan HQ pusat Jakarta, berdasarkan informasi yang saya sampaikan, mereka menunggu panggilan dari pihak kepolisian Polsek Karawang kota,” jelasnya.

Ade juga mengatakan,” kejadian itu terekam oleh CCTV yang nempel dari gedung, terlihat, pelaku memakai mobil Honda Jazz Putih, memang saat ini pintu parkir masuk kita hanya di jaga oleh tim security dan tidak ada palang penjaga dan CCTV yang nempel di sana, namun CCTV yang ada di depan gedung itu jangkauannya sampai kejalan.

“Saya belum tau jelas pelaku tersebut berapa orang, sampai saat ini pihak manajeman masih menunggu panggilan dari pihak kepolisian, nanti kalau memang mau di usut berdasarkan hukum yang berlaku ya kita mah siap saja, kalau memang mau di runding ya bagaimana baiknya saja,” bebernya.

Ade mengatakan,” Sekitar tanggal 12 februari kita mendatangi pihak Polsek Kota, dan kebetulan bertemu sama penyidik yang menangani perkara ini, kemudian penyidik tersebut menghubungi korban untuk minta datang ke polsek agar bisa di musyawarahkan, namun sampai beberapa jam  pihak korban tidak datang, padahal pada waktu itu ada perwakilan kami dari jakarta.

Kami disini sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), untuk security kami di bagi 3 shif, 1 shifnya 7 orang. Dalam setiap satu jam, karcis yang keluar di cek beserta kendaraan, hanya di lakukan pengecekan karcis, dan disini parkir gratis tidak di pungut biaya,” bebernya.

Atas kejadian ini kami akan perketat lagi dalam tingkat pengamanannya, dan rencananya akan kami tambah lagi CCTV yang ada,” pungkasnya(wan/red).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *