Uncategorized

Kadisdikpora Minta Kepsek Jangan Paksakan Ruang Kelas Rusak untuk Belajar Siswa

 

Asep Junaedi, Kadisdikpora Karawang

KARAWANG, JabarNet.com- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang meminta para Kepala Sekolah (kepsek) khususnya yang memiliki sekolah dengan ruang kelas rusak parah atau hampir roboh, agar memiliki alternatif pembelajaran diluar kelas.

“Kepsek dituntut harus kreatif. Kalau sudah tahu ada kelas yang mau roboh atau atap yang rapuh, jangan dipaksakan mengadakan pembelajaran di dalam kelas,” kata Kadisdik Asep Junaedi saat diwawancarai di ruanganya, Selasa (26/7/2022) pagi.

Kadisdik mengatakan banyak sekali alternatif strategi pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru. Salah satu contohnya, bisa mengaplikasikan pembelajaran dengan duduk di teras (lasehan), atau berganti shift kelas dengan yang lain.

“Ya apapun itu. Strategi pembelajaran kan banyak. Buatlah semenyenangkan mungkin. Jangan memaksakan kondisi. Kami dari Disdik terus berupaya melakukan perbaikan perbaikan,” ungkapnya.

Kadisdik mengklaim pihaknya telah merampungkan 183 ruang kelas rusak di tahun 2022. Sisanya, lanjut dia, 280 ruang kelas akan diselesaikan tahun 2023. Kata dia, perbaikan ruang kelas rusak telah teranggarkan di tahun 2022 juga ada bantuan pendidikan melalui CSR dari sejumlah perusahaan.

“Semua bisa diselesaikan selambat-lambatnya hingga kepemimpinan Cellica-Aep berakhir,” ucapnya.(red)

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *