DaerahJawa Barat

Banjir Di Karawang Warga Mulai Di Evakuasi, BPBD Belum Bisa Memastikan Baik Data Maupun Korban


KARAWANG, JabarNet.com- sejauh ini Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang belum bisa memastikan baik data maupun korban banjir yang melanda di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin mengaku tidak tahu terkait data informasi bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang baru-baru ini.

“Tidak tahu, saya belum pegang datanya. Masih di ketik dulu datanya sama Sekretaris BPBD,” ungkap Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin saat ditanya terkait data sejumlah wilayah dan di Kabupaten Karawang.

Yasin yang ditemui oleh sejumlah awak media usai dirinya meninjau lokasi bencana banjir di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI), Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Karawang pada Minggu (07/02/2021) siang, pihaknya juga kini masih menunggu laporan terbaru dari anggota BPBD Karawang.

Selain tidak mengetahui keseluruhan wilayah kecamatan yang terdampak banjir dan korban terdampak banjir se-Kabupaten Karawang, Yasin tidak mengetahui jumlah korban yang terdampak banjir di Perumahan BMI Cikampek dengan alasan masih menunggu hasil laporan datanya yang kini masih di ketik oleh Sekretaris BPBD Karawang.

“Sekitar 6 atau 7 kecamatan lah. Pokoknya lebih dari 6 kecamatan di Karawang terdampak banjir,” akunya.

Masih dikatakan Yasin, dari 6 kecamatan lebih yang terdampak banjir, 3 kecamatan diantaranya dianggap paling parah olehnya.

“Kecamatan Rengasdengklok, Kecamatan Telukjambe Barat dan Kecamatan Cikampek,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah tanggap darurat dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Karawang.

“Selain menurunkan anggota dan perahu karet untuk evakuasi warga yang jadi korban banjir, kami juga sudah mendirikan dapur umum dan posko-posko pengungsian,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Yasin, ketinggian banjir di Perumahan BMI Cikampek berkisar dari 70 centimeter hingga mencapai titik terdalam hampir 2 meter.

“Banjir di Karawang terjadi akibat tingginya curah hujan yang disusul meluapnya beberapa sungai,” tambahnya.

Masih di tempat yang sama, dikatakan Camat Cikampek, Syueb Sulaeman, bencana banjir kali ini hampir merendam seluruh wilayah yang ada di Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek.

“Alhamdullilah tidak ada korban jiwa sejauh ini. Warga juga sudah berhasil kita evakuasi ke posko-posko pengungsian yang sudah didirikan kemudian bantuan seperti sembako dan kebutuhan untuk di dapur umum dari Ibu Bupati juga sudah ada di dapur umum,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, selain merendam pemukiman warga di Desa Dawuan Tengah, tiga desa lainnya di Kecamatan Cikampek seperti Desa Cikampek Timur, Desa Cikampek Selatan dan Desa Dawuan Barat, turut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 centimeter. (Gusti).

Shares:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *