Miris : Kursi di Atas Trotoar Puluhan Miliar Rapuh, Anggota DPRD Karawang Kecewa

Foto : terlihat kursi yang berada di atas trotoar puluhan miliar di dapan mesjid aljihad di ikat tambang dan sehelai tali.

KARAWANG, – Rupanya Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang akan terus di sibukkan  dengan kelalain kinerja para OPDnya.

Bukan karena tanpa sebab, sebelumnya proyek pendestrian yang telah menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah, dengan harapan bisa mempercantik tampilan kota Pangkal Perjuangan malah ramai jadi sorotan media, aktivis dan semua warga Karawang, karena diduga hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Foto : Memakai baju warna pink dan behijab salah seorang Anggota DPRD Karawang terpilih dari Partai NasDem, sedang duduk diatas kursi trotoar puluhan miliar rupiah di depan mesjid aljihad Karawang.

Setelah jadi sorotan, kini kelalaian kembali terjadi di sekitar pendestrian di atas trotoar jalan Bay pass Ahmad Yani Karawang. Pasalnya, area yang sempat heboh tersebut, saat ini disuguhkan tempat duduk kursi – kuris yang dapat digunakan oleh pejalan kaki untuk duduk beristirahat, serta bisa menjadi tongkrongan warga sekitar yang ingin duduk di atas trotoar puluhan miliar.

Dengan menyediakan tempat duduk di atas trotoar puluhan miliar, mungkin berharap bisa memanjakan warga Karawang. Namun lagi – lagi, ada pemandangan tidak sedap dilihat ketika salah seorang Anggota DPRD Karawang terpilih dari Partai NasDem melintasi area pendistrian di depan kantor Bupati dan didepan Mesjid Aljihad Karawang.

Foto : terlihat saat Anggota DPRD Karawang terpilih dari Partai NasDem Indriyani ST. MH berbincang dengan warga setempat saat berada di trotoar puluhan miliar rupiah di depan mesjid aljihad Karawang.

Dalam pantauan kutipan.co.id disalah satu akun facebook Anggota DPRD Karawang terpilih, sebut saja Indriyani ST. MH, mengunggah video di lokasi trotoar dengan tempat duduk yang dipajang diatas trotoar, dan di ikat oleh beberapa tali tambang, saat sedang diduduki oleh seorang anak kecil.

Foto : saat anak kecil yang sedang duduk di kursi diatas trotoar puluhan miliar rupiah di depan mesjid aljihad Karawang.

Terlihat dalam video, Indriyani memeriksa tempat duduk yang di ikat tambah, serta menggoyang – goyangkan tempat duduk, karena terlihat tempat duduk tersebut sudah tidak kokoh.

Video tersebut juga di saksikan oleh beberapa warga, yang mungkin pada waktu itu sedang berada di sekitar lokasi.

Terdengar ada interaksi dengan warga yang menyatakan bahwa tempat duduk tersebut usianya belum juga satu bulan, dan saat ini kondisinya sudah tidak kokoh.

Kepada kutipan.co.id Indriyani menyampaikan melalui pesan WhatsApp nya, dirinya berharap ada sinergitas dan interkoneksi dari semua Dinas terkait seperti DPUPR,  PRKP, dan Dishub seharusnya bisa terkoneksi.

Foto : terlihat saat salah seorang Anggota DPRD Karawang terpilih Indriyani ST MH, sedang duduk di kursi diatas trotoar puluhan miliar rupiah di depan kantor Bupati Karawang.

“seharusnya ada sinergitas dan interkoneksi semua dinas terkait, itu kan pedestriannya di PUPR, tamannya di PRKP, dan akses jalannya di Dishub,”ungkap Indriyani, Jumat (23/8).

Dikatakan Indri, jika memang swasta mau berkontribusi dalam pembangunan berupa memberikan CSR, seharusnya koordinasi dengan Dinas – Dinas terkait itu dijalankan. Sehingga sisi teknisnya bisa diberikan masukkan oleh Dinas yang menguasai di bidangnya,  seperti spek – spek standard atau kelayakan yang baik.

“Koordinasi antara Dinas – Dinas harus lebih ditingkatkan, jika pihak swasta berkontribusi melalui CSR, sambut oleh semua dinas yang terkait dibidangnya, agar pekerjaan tersebut sesuai dengan spek standardnya,”ulas Indri.

Lanjut Indri, dirinya juga tidak tahu jelas tempat duduk tersebut dari pihak swasta mana, yang pasti ini sumber dari CSR bukan dari Dinas.

“Infonya tempat duduk itu bukan dari Dinas, tapi dari sumbangan, terkait sumbangan dari mana ini masih dicari dari mana,”katanya.

Indri juga menyampaikan, terakhir paparan dari Bappeda, akan ada program yang dipresentasikan ke swasta, dan mereka memilih program pembangunan yang mana kita sendiri belum tahu jelas.

“Sebelumnya memang pernah ada paparan, tapi saat itu belum jelas, tempat duduk ini yang pasti salah satu sinergitas antara perencanaan daerah dengan pihak pemberi atau swasta, cuman kelanjutannya seperti apa, kita bahas setelah terbentuk Alat Kelengkapan Dewan AKD nanti.

Dan untuk warga karawang, mari kita sama – sama memelihara, menjaga dan mempromosikan Kabupaten Karawang tercinta ini, khususnya fasilitas umum yang harus kita jaga,”tandasnya(red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here